Menghitung Biaya Pengiriman Barang Ke Luar Negeri

Era bisnis saat ini lebih mengandalkan sistem jual beli secara online. Hal ini menyebabkan pengiriman barang menjadi sangat penting. Untuk membuat bisnis Anda berkembang, maka perlu dilakukan strategi dalam menentukan biaya pengiriman, terutama bagi Anda yang berminat berekspansi ke luar negeri.

Bagi Anda yang sedang mengirimkan paket atau barang ekspor indonesia ke thailand, Kilo.id merupakan solusi terbaik untuk mendukung kemajuan bisnis Anda.

Tips berikut bisa membantu Anda menghitung biaya pengiriman barang ke luar negeri. Hal ini sangat penting dilakukan agar pembeli mempertimbangkan besaran biaya pengiriman dalam menentukan akan membeli suatu produk atau tidak.

Hitung Bobot Akutual

Gunakan timbangan yang masih berfungsi dengan baik. Berat barang adalah faktor penentu pertama yang harus dipertimbangkan. Pastikan pengukuran berat ini aktual dan akurat agar pembeli tidak merasa tertipu. Dengan layanan shuttle Kilo.id sangat menghemat waktu Anda.

Hitung Volume Barang

Selain menggunakan berat sebenarnya, paket yang akan dikirim ke luar negeri juga harus dihitung berdasarkan volume barang. Kiriman ke luar negeri biasanya berukuran kecil, meskipun tidak menutup kemungkinan adanya dokumen penting yang tergolong ringan.

Layanan Kilo.id akan membantu Anda menghitung volume dan berat barang Anda. Ini sangat penting. Kilo.id menyediakan angkutan udara, angkutan darat, angkutan laut dan kargo proyek.

Pengiriman paket maksimal via Air (Air Freight) ukuran maksimal 2 mx 1,8 m x 1,2 m sedangkan berat maksimal barang per paket adalah 500 kg

Rumus menghitung berat berdasarkan dimensi. Berat (kg) = (Panjang x Lebar x Tinggi cm) / 5000 Contoh Kasus Berat asli Paket A adalah: 4 kg, sedangkan ukuran xxlxt adalah 50cm x 30 cmx 30 cm, berat dimensinya adalah seberat 9 Kg sehingga harga yang harus di bayarkan adalah 9kg.

Tentukan Bobot Tertinggi

Ambil bobot terbesar keduanya, lalu kalikan dengan tarif di tempat tujuan. Saat ini sudah bisa mengetahui cara untuk menghitung tarif yang harus di bayar saat mengirim barang, maka saatnya anda mengirim barang dengan benar.


Share:

Memasak Nasi Merah Sehingga Lembut dan Tidak Keras

Banyak literatur yang menyebutkan bahwa beras merah memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dari pada nasi putih. Tingkatnya adalah 1,6%; lebih banyak dari nasi putih yang hanya 0,3%. Karenanya, beras merah baik untuk pencernaan dan mengeluarkan racun atau lemak di dalam tubuh yang mengendap di usus besar dan lambung.

Kandungan kalori yang rendah juga membuat beras merah lebih mudah diolah oleh tubuh menjadi energi sehingga tidak banyak yang tersisa sebagai lemak. Sangat cocok dikonsumsi oleh anda yang sedang menjalankan program penurunan berat badan.

Karena kandungan kalorinya yang rendah, beras merah aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Ia mampu mengontrol gula darah dan kolesterol.

Selain itu, beras merah juga mengandung Vitamin B yang berguna untuk pembentukan sel darah merah. Mineral dan zat besi dalam nasi juga bagus untuk meningkatkan stamina.

Tak hanya tinggi serat dan rendah kalori, beras merah juga kaya kalsium dan magnesium. Kedua zat ini berperan penting dalam menjaga kesehatan gigi, tulang, dan mencegah keropos.

Kandungan lain dari beras merah adalah zat besi, antosianin dan mangan yang merupakan sumber antioksidan alami. Manfaat zat tersebut adalah tubuh dapat terlindungi dari kerusakan sel akibat radikal bebas.

Perlu juga diperhatikan bahwa beras merah adalah produk biji-bijian utuh. Yakni benih yang tidak mengalami proses penggilingan. Biji-bijian utuh dipercaya dapat membantu mencegah penyakit jantung.

Pasalnya, biji-bijian tersebut mengandung lignan yang berguna untuk menurunkan lemak darah, radang arteri dan menurunkan tekanan darah. Ini merupakan Manfaat Beras Merah yang tidak boleh di lewatkan. Sedangkan kekurangannya adalah nasi ini membutuhkan trik yang lebih khusus saat mengolahnya.

Beras merah cenderung menghasilkan beras yang keras. Tidak empuk atau pulen seperti nasi putih. Belum lagi rasanya juga hambar. Namun, jangan khawatir! Ada beberapa cara memasak nasi merah agar lebih enak disantap. Apa sajakah dari mereka? Berikut cara memasak nasi merah dan tipsnya!

Di bawah ini beberapa cara memasak nasi merah yang bisa Anda lakukan agar hasilnya lebih enak disantap:

Memasak Manual

Memasak nasi merah dengan cara manual dipercaya akan menghasilkan nasi yang lebih lembut dibandingkan dengan memasaknya di rice cooker. Alasannya mudah, karena melalui proses manual, nasi merah dimasak dua kali. Yang pertama adalah saat Anda menggorengnya, yang kedua adalah saat Anda memasaknya.

Caranya sama seperti saat Anda memasak nasi putih. Pertama, cuci maksimal dua kali bilasan agar kandungan gizi pada beras merah tidak hilang. Kemudian masukkan beras ke dalam wajan, tambahkan air dengan perbandingan 4: 1 yaitu 4 gelas air untuk 1 gelas nasi.

Masak sampai panas berkurang dan nasi merah Anda mulai mengembang. Gunakan api kecil agar tidak gosong. Jangan lupa gunakan penutup panci agar uap panas tidak keluar. Setelah air benar-benar kering, matikan kompor lalu angkat. Selanjutnya, siapkan dandang untuk dikukus.

Tunggu hingga air kukusan mendidih, lalu masukkan beras merah yang sudah direndam tadi. Tunggu sekitar 30-45 menit hingga nasi merah Anda matang. Menyajikan.

Tumis Nasi Terlebih Dahulu

Cara ini pasti terdengar familiar lagi. Tapi tidak ada salahnya mencoba, bukan? Meski tidak mengubah tekstur beras merah secara signifikan, cara ini bisa membuat nasi Anda lebih harum.

Untuk menumis nasi merah, Anda bisa menggunakan minyak zaitun. Pertama tuangkan minyak zaitun ke dalam wajan, lalu masukkan nasi.


Share:

Terkini

Label